Toshi No Sakon Ep 2

Tentangsinopsis.com – Sinopsis Toshi no Sakon Episode 2, Cerita lengkap simak daftarnya pada goresan pena yang ini. Untuk menyaksikan Episode sebelumnya baca di sini.

Toshi no Sakon Ep 2
foto: MBS

Suara Maiko. Di kala kau tertidur saya membayangkan apa yang kau mimpikan…Di kala kau tertidur saya menyadari bahwa saya istrimu…di kala kau tertidur saya tidak sabar menunggu….

Maiko lagi bobo elok kemudian mengerjapkan mata dikala Harumi membuka tirai kamar hingga sinar matahari masuk ke dalamnya. Harumi menghampirinya dan mengecup pipinya. Suara hati maiko,ingin menjadi istri yang seumpama itu…

Di kantor. Maiko kelihatannya memanggil Takeda dan suaminya maen ke rumahnya. Takeda kelihatannya merasa nggak nikmat sebab maiko pengantin baru. Takeda mau bilang dahulu sama suaminya. Maiko dongeng kalau kuliner suaminya benar benar enak. Dan nyuruh takeda tiba dikala perutnya lapar. Takeda nanyain kapan beliau mau pergi bulan madu? Maiko bilang harumi jarang ambil cuti jadi untuk sementara mereka menundanya.

Takeda : memiliki arti ini suamimu bulan madu yang kedua?sulit juga untuk izin dari kantor.

Maiko : Iya juga sih.

Takeda : Ngomong ngomong apa argumentasi suamimu bercerai?

Maiko : Yah katanya seh ada ketidakcocokan sifat.

Takeda : Sungguh. Tidak cocok bagaimana?

Maiko : Entahlah soal itu saya sih tidak terlampau mengerti.

Takeda : Tentang apa penyebabnya tidakkah kau ingin jadikan pelajaran?

Maiko : Dia tidak mungkin mengulang kesalahan yang serupa kan?

Takeda : Iya sih… Apa kau sungguh tidak ingin tau orang seumpama apa mantan istrinya?

Maikobengong syantik menataptakeda.

Di rumah. Harumi lagi memasak. Maiko menjinjing kardus besar dan tanya  rak yang kosong ada di mana? Harumi akan ke tempatnya.

Maiko menyaksikan lihat barang harumi dan menerima fotonya zaman kuliah. Harumi jadi malu. Tapi maiko pikir kelihatannya seru dan ingin tahu harumi nyanyi apa waktu itu.

Harumi : Scha Dara sepertinya… maiko kelihatannya nggak ngeh.

Harumi : Tau ozaken?

Maiko : Nanti saya cari tahu.

Harumi : Nggak perlu hingga begitu. Akau ada Cdnya kok.

Harumi mengambil CD yang dimaksud dan ngasih ke maiko yang ngoment jaketnya lucu.

Harumi : Dulu sering denger dramanya juga nggak kalah populer. Teppei…dan Riko….

Maiko terdiam.

Harumi :Ada apa?

Maiko : Aku juga ingin karaoke dengan harumi seumpama ini.

Harumi : Kenapa tiba tiba ngomong gitu? Kamu juga belum lahir kan?

Maiko : iya saya memahami namun murung aja. Lalu harumi mengecup kening Maiko sayang. Harumi menerangkan kalau mereka beda usia 20 tahun itu artinya dibandingkan pasangan yang seusia waktu mereka untuk bareng mungkin akan singkat. Kalau senantiasa menyaksikan ke masa kemudian seumpama itu waktu mereka akan sia sia nantinya. Harumi  senang sanggup bersamanya dikala ini. Maiko nyahut dia  juga bahagia.

Harumi memerintahkan Maiko melihatnya. Maiko pun menatapnya. Harumi nyaris saja menciumnya dikala maiko tiba tiba teringat mesti berbelanja wine. Yah gagal dech. Takeda dan suaminya akan tiba jam 5 sore. Harumi minta mereka secepatnya membelinya dan akan melanjutkan problem keduanya nanti.

Saat Maiko dan harumi pergi berbelanja seorang perempuan elok tiba ke tempat tinggal mereka. Karena nggak ada yang membukakan pintu beliau pergi lagi. Dia miyuki mantan istrinya harumi. Miyuki pergi dikala harumi dan maiko pulang. Harumi sayang banget sama Maiko beliau melarangnya menjinjing belanjaannya. Mereka bersyukur masih ada waktu untuk memasak.

Takeda dan suaminya makan malam di rumah harumi. Mereka memuji kuliner harumi enak. Takeda nggak yakin harumi yang memasak. Harumi bilang itu cuma sayuran yang diiris potong. Maiko ngasih tahu kemarin malam mereka mempersiapkan daging dan sayuran jadi rasanya enak. Ia pikir nggak boros dan memperbesar keterampilan. Harumi dongeng keluarganya merupakan keluarga petani. Dan kemarin ia sanggup kiriman banyak materi makanan.  Harumi berterima kasih sebab takeda dan suaminya sudah datang.

Takeda memuji tatakan sendok milik harumi yang bagus. Maiko pikir harumi suka memakai barang barang lama. Harumi nggak ngeh tatakan apa. Maiko bilang tatakan sumpit. Harumi membenarkan sebagian besar beliau menggunakanbarang barang lama. Suami takeda menduga itu barang dari mantan istrinya. Takeda eksklusif menegur suaminya. Harumi menginformasikan beliau sudah lupa di mana membelinya sebab sudah lebih dahulu sekali.Takeda minta maaf pada harumi.

Suami Takeda kelihatannya membahas hal sensitif lagi ya. Dia ngomongin soal umur. Perbedaan usia maiko dan harumi yang terpaut 20 tahun. Menurutnya harumi nggak menua sama sekali. Ia pikir harumi berolahraga. Untunglah harumi bukan pemarah. Harumi membenarkan. Ia saban hari lari lari. Maiko terkejut senang. Ia nggak tahu kapan suaminya itu lari lari. Harumi bilang sebelum maiko berdiri dan itu sudah kebiasaannya sebelum menikah. Takeda bersyukur maiko berjumpa orabg yang baik. Maiko senang sebab harumi baik dan tampan…

Maiko lagi termangu cantik. Dia mengajukan pertanyaan tanya sendiri mengapa orang setampan harumi bercerai. Apanya yang salah? Saat maiko selesai mandi harumi yang lagi ngelap piring minta maaf menjadikannya tak nyaman. Jika ia boleh menerangkan mengenai tatakan sumpit di mana membelinya ia sama sekali tak menyadarinya. Setelah dikenang ingat lagi mungkin itu produksi mantan istrinya. Benda itu sanggup mereka buang kapan saja. Kalau ada potensi ingin ia kembalikan saja. Maiko jadi panik harumi akan berjumpa mantannya. Bukan seumpama itu maksud harumi dipaketkan. Mereka sudah tidak lagi berkomunikasi maupun saling kirim pesan.

Harumi ngajak beli tatakan gres namun maiko pikir nggak perlu. Lalu beliau meluk harumi dan bilang baunya harum. Tapi harumi bilang  dia wangi orang tua. Lalu harumi sanggup panggilan telepon dari mantan istrinya. Maiko yang curiga menutup indera pendengaran dengan pura pura ngedengerin musik.

Di telepon mantan istri harumi ingin bermalam di rumahnya sebab beliau kerja di luar kotadan rencananya mau pulang namun beliau mabuk sekarang. Harumi menolak sebab beliau sudah menikah lagi. Teleponan selesai. Harumi mendekati maiko. Maiko begitu karrna tidak mau menjadikannya khawatir. Maiko berjanji sebab itu harumi beliau akan bersamanya hingga akhir.

Di kantor. Maiko kelihatannya masih bad mood. Dia melempar lempar kertas seenaknya. Bahkan  salah memasukkan kertas putih ke mesin penghancur kertas.  Takeda terheran heran melihatnya. Dia pikir ada yang mengusik asumsi maiko.

Harumi lagi makan di kedai makanan favoritnya. Tiba tiba ia dikejutkan

kedatangan mantan istrinya,Miyuki. Wanita elok berambut panjang itu masih inget kebiasaan mantan suaminya makan kari tiap hari rabu di sana. Ia pikir harumi belum berubah.

Harumi : Ada apa?

Miyuki : Kamu cuek sekali..setelah melakukan pekerjaan ada hal yang ingin saya bicarakan denganmu.

Harumi : Soal apa?

Miyuki : Kamu kini kelihatannya tidak ada waktu ngobrol santai. Setelah melakukan pekerjaan nanti sanggup kan?

Harumi : Kalau cuma mau bicara apakah tidak sanggup melalui telepon dan pesan saja?

Miyuki : Apa apaan kamu. Bersikap seumpama orang lain saja.

Harumi : Memang orang lain.

Miyuki : Hmmm..gitu. jadi istrimu yang kini hatinya sempit ya.

Harumi : Bukan begitum saya cuma tidak ingin menyalahkan masa lalu.

Miyuki : Apa ?mengapa mesti menyalahkan masa lalu?

Harumi : Haruskah ada alasan? Pokoknya kita berdua tidak cocok.  Selanjutnya harumi pergi begitu saja. Miyuki pikir beliau mudah ditebak.

Harumi sudah hingga di rumah lagi motong motong kubis dengan kecepatan hebat menghasilkan Maiko yang gres pulang kerja keheranan.

Maiko : Apa ada yang kau pikirkan

Harumi : Hari ini tiba tiba saja saya berjumpa mantan istriku. Ada hal yang mesti kami bicarakan soal pekerjaan. Kami sudah sepakat untuk lain kali tidak akan berjumpa lagi. Pasti tidak akan ketemu kok.

Maiko : Ya, kalau soal pekerjaan bukankah lebih baik kalau berjumpa saja? Kalau sudah tidak ada apa apa santai saja kan? Maiko ngomongnya santai namun bergotong-royong beliau was was tuh.

Harumi bengong. Dan menyadari dirinya dan miyuki memang tidak ada apa apa lagi. Lalu tersenyum.

Hari selanjutnya Maiko ikut Harumi menemui  Maiko. Dalam hati harumi beliau nggak menduga keduanya bakal bertemu. Kedua perempuan elok itu bersulang. Tos.  Maiko santun banget memuji Miyuki yang sungguh remaja dan cantik.  Miyuki  balik memuji Maiko yang sungguh manis.

Miyuki : Apakah Haru ( Harumi) tetap menyebalkan?

Maiko : Oh…panggilnya Haru ya. Maiko seneng.

Miyuki : Ya. Maiko usia berapa?

Maiko : 24 tahun.

Miyuki : Masih muda ya! Ketemu di mana? Kerja di kawasan yang sama?

Harumi angkat bicara : Ny. Nishikawa anda kemari bukan untuk bergunjing kan? Langsung ke topiknya saja. Apa yang ingin dibahas? Maiko yang kelihatannya tak nikmat hati pamit pulang duluan sebab nggak ingin mengusik pekerjaan mereka. Maiko meletakka sapu tangannya di kursi. Gugupkah beliau ?

Setelah Maiko pergi.

Miyuki : Dia agak gila ya. Aku tadinya tidak berpikir beliau akan benar benar datang.

(Dasar miyuki nggak jauh beda sama emak emak lain suka bergosip) Harumi menyuruhnya cepat cerita.  Miyuki menginformasikan dongeng itu tidak berasal dari tempatnya bekerja.

Miyuki : Apa kau tahu perusahaan pengembangan aplikasi?

Harumi : Aku cuma dengar dari rumor yang beredar. Seharusnya juga sudah terdaftar kan?

Miyuki : Benar. Sangat baik. Tapi kami kelemahan tenaga yang sesuai.

Harumi : Kalau begitu bolehkan saya pulang apalagi dahulu? Setelah kubicarakan dengan maiko saya akan menghubungimu lagi.

Miyuki : Kenapa? Bukankah ini urusanmu! Tidak ada keterkaitannya dengan istrimu.

Harumi : Aku tidak sanggup seumpama itu. Katena kami suami istri.

Miyuki : Bolehkan saya tanya sesuatu?

Harumi : Apa itu?

Miyuki : Mengapa kau menikah lagi?

Harumi : Apa ? Diam sebentar memandang sapu tangan maiko yang ditinggal di kursi. Bijaksana ya om om ganteng.

Sementara itu Maiko sudah berlangsung jauh. Wanita itu kelihatan bimbang. Mungkin beliau mencemaskan suaminya. Ada lagu yang mengiringi langkahnya. Kemudian maiko tentukan kembali ke restoran.

Di kedai makanan percakapan masih berlanjut.

Harumi : Maiko beliau sukses masuk ke dalam duniaku. Tidak ada argumentasi untuk menolak kan?

Miyuki heran: Makara kau mendapatkan perasaannya?

Harumi : Iya.

Miyuki : Dulu juga ketika saya tentukan untuk menikah denganmu kau juga mendapatkan perasaanku kan. Dan juga dikala akau ingin bercerai.

Harumi : Akusangat menghargai perasaanmu.

Miyuki : Aku paham. Terima kasih sudah menyimak keegoisanku. Yah walaupun egois kali ini mohon bantuanmu.

Harumi cuma diam  mengangkat gelas winenya sambil melirik miyuki.

Harumi bermaksud pulang duluan dikala keluar ia mendapati maiko di depan pagar menunggunya. Maiko nggak ingin pulang sendiri. Harumu nyuruh mereka pualng bersama.

Maiko menggeleng : Aku mengenali perihal Harumi justru kian resah. Ya walaupun kita nggak sanggup meniadakan masa lalu. Oleh sebab itu saya sudah tentukan saya akan memperbarui kenanganmu. Harumi menganggukkan kepala. Kemudian keduanya jalan bareng sambil lompat lompat dan bercanda tawa.

Maiko dan Harumi pergi ke kawasan karaoke.  Maiko yang bernyanyi. Suaranya bagus. Liriknya kelihatannya menggambarkann isi hati maiko. Harumi menyimak kemudian bertepuk tangan. Kemudian ganti harumi yang bernyanyi.

Esoknya mereka lari lari pagi berdua sambil ngobrol.

Harumi : Saat ini nishikawa (miyuki) berhenti bekerja. Dia bilang ingin mengelola perusahaannya sendiri.

Maiko : Loh. Tapi beliau menolak apa sebab menimbang-nimbang aku?

Harumi : Mungkin ini untuk aku. Karena saya ingin menghabiskan waktu tertawa bareng maiko. Aku ingin menetralisir kerisauan yang tidak perlu.

Maiko : Terima kasih.

Harumi : Dan kini saya pikir seiring bertambahnya usia saya mulai mencicipi banyak kenangan. Mungkin tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan.

Maiko : Aku baik baik saja. Melihat kondisi kita kini asalkan kita sanggup saling mengatakan tidak akan ada keresahan.

Harumi : Mari kita berbincang-bincang lebih banyak.

Keduanya tersenyum bahagia.

Harumi kelihatannya ingin berlari sedikit lagi.  Dai mengajak Maiko lari bareng. Maiko menolak dengan halus, perutnya lapar. Harumi pamit jalan duluan. Maiko akan mempersiapkan sarapan untuknya.

Suara  hati maiko….Ada masa lalu… Ada masa kini…jika kita mensyukuri masa lalu..bahkan panorama yang biasa pun akan terlihat lebih cerah.

Daftar Bintang Film Hercai Dan Biodata Lengkap

Profil Lengkap Para Pemain Hercai Drama Turki ini tayang di Net TV mulai Senin, 16 November 2020. Serial Hercai akan tayang pada jam primet...