Tentangsinopsis.com – Sinopsis My Lecturer My Husband Episode 3, Jika kesengsem dengan dongeng dan daftar lengkap eksklusif saja dilihat di goresan pena yang ini. Sedangkan Kalian yang ingin menyaksikan Episode sebelumnya baca di sini.

Tristan ingin masuk ke tempat tinggal Inggit, tetapi Inggit menyuruhnya balik alasannya yaitu kondisi yang masih menyerupai ini, dalam suasana Covid-19. Tristan secepatnya pulang. Pak Arya cuma sanggup menyaksikan mereka berdua dari dalam rumah.
Saat turun, Pak Arya menanyakan ke Inggit kenapa Dia berada di lantai atas. Inggit mencari argumentasi jikalau Dia sedang mencari sapu.
Akhirnya Arya justru berbincang lokasi kawasan sapu dan memerintahkan Inggit bersih-bersih rumah.

Setelah bersih-bersih, Pak Arya kehilangan salah satu kertas lembar kiprah yang sedang Ia periksa. Inggit terjaga jikalau kertas tersebut ikut terbuang ke kawasan sampah.
Mereka berdua pun secepatnya keluar, tetapi sampah itu sudah diambil oleh pemulung. Akhirnya Pak Arya mendapatkan lembaran kertas kiprah itu. Dia kesal kepada Inggit, tetapi menjajal menahannya.
Inggit pun meminta maaf atas kesalahan ini. Sejak itu mereka berdua akibatnya menegaskan untuk menghasilkan peraturan di rumah tersebut.
Inggit tak mau Arya yang buat hukum alasannya yaitu Dia merasa jikalau itu rumahnya dan yang mesti buat hukum yaitu dirinya.

Ada insiden lucu dikala Inggit menegaskan untuk menghasilkan batasan-batasan dengan Pak Arya dengan memberinya suatu tanda garis.
Namun akibatnya Inggit melepas kembali batas-batas itu alasannya yaitu persepsi Arya yang berlainan dengan Inggit.
Mereka berdua kemudian melanjutkan untuk menghasilkan peraturan-peraturan yang sederhana menyerupai penggunaan TV, AC, dan sebagainya.
Malam harinya Inggit ingin nonton drakor, tetapi Mas Arya justru menyuruhnya belajar. Hal ini menghasilkan Inggit jadi kesal kemudian pergi ke kamarnya.

Arya tiba ke kamarnya, tetapi ponsel Inggit masih menyala dan Ia ketiduran. Arya berupaya mematikannya, tetapi suatu momen terjadi disini.
Inggit terbangun, dan Pak Arya memperbolehkan Inggit nonton streaming tetapi dibatasi cuma hari Sabtu dan Minggu.

Bapak dan Ibu Inggit video call dan ingin menegaskan kondisi mereka. Inggit pun berpura-pura jikalau Dia dengan Mas Arya baik-baik saja.
Malam hari dikala Inggit sedang video call dengan temannya Iim, tiba-tiba Arya datang. Inggit pun terkejut dan secepatnya menutupi kamera laptopnya.

Beruntung ternyata koneksi internet Iim dikala itu lemot dan tidak menyaksikan Pak Arya.
Keesokan harinya mereka berguru online. Inggit dan Iim tiba terlambat, alasannya yaitu itu Pak Arya menugaskan mereka untuk menghasilkan narasi sepanjang 200 halaman.
Karena ini, Inggit mesti melembur dan menjalankan tugasnya hingga ketiduran. Pak Arya mengontak Ibu Inggit dan menanyakan makanan kesukaan Inggit.

Pagi harinya Dia memajukan Tempe dan Tahu bacem untuk sarapan. Saat bersamaan, Tristan sudah berada di depan rumah.
Dia ingin pamitan alasannya yaitu Dia diperintahkan oleh kampus untuk menjadi relawan di rumah sakit.

Seperti biasa, Pak Arya cuma sanggup menyaksikan mereka dari jendela dalam rumah. Tak usang kemudian ada dua sekuriti tiba dan memerintahkan Dia secepatnya pulang.
Akhirnya Tristan pun pamitan dengan Inggit.
Ternyata Pak Arya cemburu dan Dia orang yang mengundang sekuriti tersebut.
Arya kemudian menyemprotkan disenfektan pada badan Inggit. Inggit kian kesal terhadapnya.

Di segi lain, sobat Inggit yang berjulukan Rara dan Joana tiba ke komplek perumahan kawasan Inggit tinggal. Mereka sukses melalui pos pengamanan sekuriti.
Dengan menenteng koper dan tas, keduanya bertujuan untuk tinggal di rumah Inggit, alasannya yaitu Rara dan Joana tidak betah di kos, terlebih Ibu Kos mereka berdua sungguh galak.

Saat Inggit sedang kesal kepada Pak, mereka berdua pun sudah tiba di depan rumah dan menggedor-gedor pintu untuk minta dibukain. Inggit pun ketakutan dan kebingungan.
Dia tak tahu apa yang mesti dilakukannya. Setelah nonton ini, Kamu suka Inggit bareng Pak Arya atau Tristan gaes? Pilih Tim mana nih?